Pengalaman Jobseeker, Buat Referensi Part 2



Okay, langusng aja postingan ini adalah lanjutan dari kisah perjalanan gue sebagai jobseeker.
Inilah beberapa perusahaan yang paling gue inget feedbacknya. Entah diterima atau ditolak bahkan di php in juga ada.


1. Microsoft
Ditolak, 3 kali daftar.
Pertama, tiap kali mau isi form setelah submit selalu error, sampai deadlinenya abis dan udah ganti ganti browser tetep error. Jadi yaudah bye.
Kedua, terlalu pede karena udah bikin essay pas waktu apply pertama kali dulu. Kaboom, kesalahan fatal apply mepet deadline, dan setelah baca, pertanyaan untuk essaynya beda. Gila, jadinya harus maraton bikin 3 atau 4 essay bahasa inggris deh dalam waktu sesingkat singkatnya. Alhasil ditolak. Jelas lah, essay nya waktu itu kayanya amburadul gitu.
Ketiga, daftar buat intern doang, tapi sampai sekarang gaada kabar, hiks.
Buat kalian yang mau coba daftar juga, rajin rajinlah cek website Microsoft karir. Untuk pertanyaan essay sepengalaman gue tentang kemampuan memimpin, menyelesaikan masalah dalam tim, peran teknologi masa kini, dan bisa berubah ubah ya pertanyaanya, walaupun untuk posisi yang sama.


2. Bank Indonesia
Setelah kontrak kerja di BI abis, dan gue daftar PCPM lalu gugur di tahap seleksi kebanksentralan akibat ke-skip-an gue yang lupa ngisi kode soal  . Akhirnya gue daftar lagi untuk posisi asisten peneliti di divisi yang berbeda dari tempat gue kerja sebelumnya. Tapi lagi lagi gue apply mepet deadline. Gatau ini ngaruh atau engga, tapi sepertinya sih iya. Semakin cepat lo daftar semakin baik kalau untuk posisi tenaga Swakelola di BI


3. Unilever
Ditolak, soal soal di online assesmentnya susah parah. Gue gak kuat, haha


4. Danone
Ditolak, kesalahan fatal karena ambil tes online jam 1 pagi lewat. Sementara ternyata sub tesnya ada banyak banget dan bisa menghabiskan waktu sekitar dua jam mungkin lebih kali, lupa. Yang jelas gue udah ga konsen parah pas ngerjain tes. Baca kata presentation aja jadi friendship, duh. Udah bye.


5. P&G
Ditolak, soal onlinenya ga jauh beda dari unilever. Gue ga kuat, haha


6. Tokopedia
Ga gue ambil tesnya, karena tes programming, dan gue males ngerjainnya, males inget inget lagi soalbubble sort dkk, yeah kemalasan ini penyakit yang harus dihindari dan tidak untuk ditiru


7. UOB
Tesnya banyak banget, mirip mirip unilever dan P&G, soal matematikanya lebih sederhana tapi soal bahasa inggrinya ajaib. Lo dikasih kata-kata yang ga umum. Dan pertanyaannya banyak ga ketulungan. Karena memang ternyata soal soalnya ga untuk diselesaikan semua. Jadi sesuai kemampuan masing-masing dalam waktu tertentu.
Gue lolos tahap administrasi screening cv, lanjut tes online tahap 1 yang gue jelasin tadi, udah dapat undangan video interview tapi ga gue lanjut karena keburu dapat offering dari Big Mobile.


8. Work in Japan by RGF agent
Gue lolos seleksi administrasi yang dari web WIJ nya, tapi pas tes SPI(semacam psikotes) di UI waktu itu gue angkat tangan. Kesalahannya adalah ga persiapan. Dan gatau juga si SPI test itu kaya gimana, nyari di google gaada yang pernah review. Ternyata tesnya kaya psikotes biasa tapi dalam bahasa Inggris, yang bedain cuma dibagian Tes SPI yang sebenernya engineer banget, jadi ada soal matematika, fisika, kimia gitu. Berhubung gue udah lupa-lupa pelajaran kimia fisika, jadinya cuma ngerjain matematikanya doang, sisanya banyak yang ngarang jawaban, ngarangnya literally ngarang karena pilihan jawabnya ga kaya ljk un biasa yang Cuma a-e tapi ini a-j. Waktu interview juga gue tiba-tiba blank pas ditanya apply perusahaan apa. Parah emang yang ini. Haha. Jadi ga lolos deh.


9. Nielsen
Ditolak, emang gabisa ngerjain tesnya. Isinya beberapa soal  essay matematika dalam bahasa inggris gitu, udah lupa lagi juga. Berasa fail deh sebagai anak matematika. Udah lah bye.


10. Standard Chartered
Ditolak, kasus sama kaya unilever & P&G


11. MNC Sky Vision
Kata pihak MNC nya si ga semua yang drop cv di jobfair mereka undang untuk tes tulis. Makanya ini jadi alasan gue lebih milih tes MNC ketimbang BCA yang waktu itu jadwal tesnya barengan.
Tes tulisnya sendiri psikotes seperti biasa, tapi waktu itu gue melakukan sebuah kecerobohan, ngisi soal dilewatin, tapi pas jawab dilembar jawaban beruntun. Ah sudahlah, fix kacau balau tesnya. Pas waktu interview, malah ditanya mau jadi sales atau engga. Terus gue jawab engga. Haha. Alhasil ga dapat kabar lagi setelahnya. Alias ditolak.


12. Bappenas  :  posisi tenaga Kontrak Evaluator Kebijakan dan Data Analyst
Langsung interview, ga beda jauh dari BI si. Ditanyanya lebih kea rah teknis, kita bisa apa aja. Kalau nanti kerjanya A bakal bisa engga. Disini pas interview lancar sejahtera, lalu setelah negara api menyerang, eh. Setelah ditanya soal gaji di BI, mereka malah bilang “ya kalau gaji segitu mah saya juga pindah aja ke BI. Ini paling kamu beberapa bulan juga resign.” Duh, pada akhirnya gue gabisa meyakinkan interviewer kalau sebenernya gue nyari kerja buat nyari pengalaman. Jadi yaudah, bye


13. Bank Mega : posisi Management Development Program (MDP)
Ga bisa banyak cerita, karena cuma sampai tahap awal yaitu psikotes. Ga dapat kabar lagi setelahnya. Psikotesnya gampang, yang susah adalah di bagian kelemahan gue yaitu ngerjain pauli. Bisa baca kisah kenapa gue gasuka ngerjain pauli di cerita ikut tes paragaon.


14.   Transindo : posisi Transindo Development Program
Waktu itu apply di jobstreet, dapat panggilan untuk psikotes. dari yang dijelaskan pihak Transindo katanya tahapan tesnya itu screening cv, psikotes, interview hr, fgd, presentasi, medcheck, offering. Tes psikotesnya ada hitungan, gambar, pauli, dan kepribadian. Soal tesnya ditayangkan melalui powerpoint yang sudah disetting waktunya yaitu 90menit. Setelah psikotes lanjut interview HR. Pertama disuruh perkenalan dalam bahasa inggris meliputi nama, background pendidikan dan keluarga, pengalaman kerja, 3 kekurangan dan 3 kelebihan diri. Setelah itu interview sisanya menggunakan bahasa Indonesia. kebanyakan ditanya tentang pengalaman organisasi, kerja dan cara adaptasi dengan lingkungan kerja yang penuh tekanan. dan, gue cukupkan sampai disitu, selain belum dapat kabar lagi lolos atau engga, gue pun memutuskan untuk gajadi lanjut karena jadinya nerima offering dari Big Mobile.





Okay karena biar postnya ga kepanjangan. Untuk beberapa perusahaan bisa dilihat  pengalaman yang bisa gue share di postingan selanjutnya.  Linknya dibawah


Baca postingan Pengalaman Tes Kerja berikut :

Pengalaman Jobseeker, Buat Referensi Part 1
Pengalaman Jobseeker, Buat Referensi Part 2
Pengalaman Tes Kerja di Astra International
Pengalaman Tes Kerja di Paragon Technology and Innovation
Pengalaman Tes Kerja di Radana Finance
Pengalaman Tes Kerja di Bank Danamon
Pengalaman Tes Kerja di Coca Cola Amatil Indonesia
Pengalaman Tes Kerja di Big Mobile Indonesia
Pengalaman Kerja di Bank Indonesia sebagai Asisten Peneliti


Baca postingan Geeks

Musuh Baru The Flash Season 4 Bukan Lagi Speedster


magipost

No comments:

Post a Comment