Keseruan Nonton Wayang


Indonesia memang negara yang kaya akan budaya. Rasanya, kalau gue punya duit bejibun pengen keliling Indonesia dan menikmati alam dan budayanya. Walaupun gue sendiri suka banget nonton dan ngikutin news dari negara barat sana, kecintaan tetap Indonesia tetap terjaga dong. Masih suka heran si kadang kalau beberapa orang masih juga menjelek-jelakan Indonesia.
Coba aja semua orang berpikiran kaya Ian di film 5cm.
“Dari lahir gue disini, gue make tanahnya, minum airnya, masa gue ga ada terimakasihnya. Lebih baik di sini, rumah kita sendiri”

Seneng banget tahun ini gue menyaksikan sebuah pertunjukan salah satu budaya asli Indonesia yaitu wayang, sampai dua kali.

 

Pertama adalah dalam rangka memperingati hari jadi Kota Kuningan yang ke-518. Pertunjukan Wayang Ajen digelar di Lapangan sepak bola samping SMPN 1 Darma yang disponsori oleh Pesona Indonesia. Pertama kalinya ini nonton Wayang Ajen yang ternyata penggunaan tokoh-tokoh wayang namun ceritanya berkembang dinamis seiring perkembangan zaman. Waktu itu ceritanya menceritakan tentang sejarah Kuningan. Wayang Ajen ini udah go abroad loh ternyata. Kece ya.. Semoga dunia semakin mengenal Indonesia lewat Wayang Ajen-nya ya.


ps : foto ini burem banget, maklum pake hp 

Kedua, nonton di pertunjukan wayang yang digelar di acara hajatan salah satu pernikahan di desa Sukarasa, Kecamatan Darma, Kuningan. Wayang kali ini bukan wayang ajen lagi, tapi wayang modern. Ada lima dalang yang tampil waktu itu. Kenapa disebut moder? Waktu tanya ke salahsatu penonton disana, ternyata disebut modern karena ada semacam layar dibelakangnya yang terlihat seperti tiga dimensi. Contoh waktu ada adegan gunung meletus ya di layar belakangnya ada gambar gunung meletus gitu. Cerita wayangnya disini tentang sebuah kerajaan, beda banget sama wayang ajen deh.

Sekian post kali ini, semoga di lain kesempatan bisa review budaya Indonesia lainnya. Mungkin kalian semua bisa mengunjungi Museum Wayang yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat.
Salam anak Indonesia!









magipost

No comments:

Post a Comment